Selasa, 09 November 2021

Tugas Vlog Pembatik Level-4 : Praktik Baik Pembelajaran Menggunakan Portal Rumah Belajar

Selasa, November 09, 2021

“Penerapan Pembelajaran Kolaboratif Teams Games Tournament pada Pembelajaran Matematika Materi Koordinat Kartesius dengan Memanfaatkan Fitur Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar Terintegrasi Kearifan Lokal Provinsi Riau”

(praktik pembelajaran pada 4 November 2021)

Menurut Rahmah, Nur dalam "Belajar Bermakna Ausubel." Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 1.1 (2013): 43-48, Pembelajaran bermakna merupakan suatu proses mengaitkan informasi baru pada konsep-konsep relevan yang terdapat dalam struktur kognitif seseorang Struktur kognitif meliputi fakta-fakta, konsep-konsep, dan generalisasi-generalisasi yang telah dipelajari dan diingat siswa. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi belajar bermakna menurut Ausubel adalah struktur kognitif yang ada, stabilitas dan kejelasan pengetahuan dalam suatu bidang studi tertentu dan pada waktu tertentu. Pembelajaran bermakna terjadi apabila seseorang belajar dengan mengasosiasikan fenomena baru ke dalam struktur pengetahuan mereka. Dalam proses belajar seseorang mengonstruksi apa yang telah ia pelajari dan mengasosiasikan pengalaman, fenomena, dan fakta-fakta baru ke dalam struktur pengetahuan mereka.

Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang memiliki makna dalam bagi peserta didik. Pembelajaran yang mengimplementasikan hal-hal yang ada di kehidupan sehari-hari peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar yang benar-benar mampu mereka resapi, pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan peserta didik sehingga memberikan makna yang dalam pada setiap konsep yang dihadirkan di dalam kelas.

Berangkat dari latar belakang tersebut, penulis memiliki sebuah pandangan praktik baik pembelajaran yang berjudul “Penerapan Pembelajaran Kolaboratif Teams Games Tournament pada Pembelajaran Matematika Materi Koordinat Kartesius dengan Memanfaatkan Fitur Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar Terintegrasi Kearifan Lokal Provinsi Riau”. Pelaksaan praktik baik ini adalah di Kelas 8 SMPN 3 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 4 November 2021 ini secara ringkas dapat dilihat pada video berikut :



Untuk melihat lebih jauh bagaimana praktik baik ini dapat diterapkan pada kegiatan pembelajaran di sekolah, mari kita tilik terlebih dahulu setiap komponen yang ada pada praktik baik ini.

A. Pembelajaran Kolaboratif
Dikutip dari PUSDATIN KEMENDIKBUD, Pembelajaran kolaboratif merupakan sebuah proses di mana peserta didik pada berbagai tingkat kemampuan (kinerja) bekerja sama dalam kelompok kecil menuju tujuan bersama. Ini adalah pembelajaran dengan pendekatan yang berpusat pada peserta didik yang berasal dari teori pembelajaran sosial serta perspektif sosio-konstruktivis tentang pembelajaran.

B. Model Teams Games Tournament
Model pembelajaran TGT atau Teams Games Tournament atau pertandingan permainan tim ini merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dikembangkan oleh Robert E. Slavin dan teman –temannya di Universitas John Hopkin. Metode ini adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan aktivitas seluruh siswa tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur permainan.

Slavin (2010: 163) mengatakan secara umum TGT sama saja dengan STAD kecuali satu hal: TGT menggunakan turnamen akademik, dan menggunakan kuis-kuis dan sistem skor kemajuan individu, di mana para siswa berlomba sebagai wakil tim mereka dengan anggota tim lain yang kinerja akademik sebelumnya setara seperti mereka. Sintak yang digunakan dalam model pembelajaran TGT adalah (1) presentasi guru, (2) pengelompokan, (3) games, (4) turnamen, dan (5) penghargaan kelompok.

C. Pembelajaran Matematika Materi Koordinat Kartesius
Pembelajaran matematika materi koordinat kartesius pada praktik baik ini adalah pembelajaran kelas 8 SMP dengan Kompetensi Dasar Pengetahuan: “Menjelaskan kedudukan titik dalam bidang koordinat Kartesius yang dihubungkan dengan masalah kontekstual” dan Kompetensi Dasar Keterampilan; “Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kedudukan titik dalam bidang koordinat Kartesius”.

D. Pemanfaatan Fitur Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar
Sumber belajar merupakan satu dari empat fitur utama yang ada di Portal Rumah Belajar, pada pembelajaran ini saya menyajikan materi pada Sumber Belajar yang terkait dengan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik pada tautan berikut:
· POSISI TITIK DALAM BIDANG KOORDINAT CARTESIUS

· KOORDINAT CARTESIUS

· VIDEO TV EDUKASI Materi Koordinat Kartesius


E. Integrasi Kearifan Lokal Provinsi Riau dalam Pembelajaran
Setelah menelaah materi pembelajaran terkait bidang koordinat kartesius, maka salah satu topik kontekstual dalam kehidupan sehari-hari peserta didik yang dapat diangkat adalah terkait penggunaan Peta. Dalam hal mengintegrasikan kearifan lokal, saya menjadikan Peta Pariwisata Provinsi Riau untuk objek dalam pembelajaran ini sehingga memberikan kedekatan tersendiri kepada peserta didik dengan membahas hal-hal yang ada di sekitar mereka.


Setelah memahami setiap komponen yang terlibat dalam pembelajaran ini, mari kita lihat proses Praktik Baik Pembelajaran ini dimulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap pasca pelaksanaan.

A. Tahap Perencanaan
Sebagaimana sebuah kegiatan pembelajaran pada umumnya, hal pertama yang harus guru rencanakan adalah menyiapkan perangkat pembelajaran sesuai dengan komponen-komponen yang telah ditelaah dan dianggap baik dalam praktik pembelajaran ini. Perangkat pembelajaran yang sudah ada dapat dimodifikasi sedemikian rupa sehingga setiap hal yang akan kita implementasikan dalam pembelajaran ini dapat berpadu membentuk suatu rencana pelaksanaan pembelajaran yang baik.

Penyesuaian dimulai dari tujuan pembelajaran, pada tahapan ini tujuan disesuaikan dengan tuntutan capaian materi (Kompetensi Dasar dan Indikator) yang harus dikuasai peserta didik. Langkah selanjutnya adalah menentukan kearifan lokal di sekitar peserta didik, dalam hal ini adalah kearifan lokal Provinsi Riau yang sesuai dengan materi pembelajaran dipilih untuk menjadi objek dalam pembelajaran. Kegiatan berikutnya adalah menyesuaikan langkah-langkah pembelajaran sesuai dengan sintak model pembelajaran yang akan digunakan, menentukan setiap detail pembelajaran pada bagian (1) presentasi guru, (2) pengelompokan, (3) games, (4) turnamen, dan (5) penghargaan kelompok. Kegiatan selanjutnya dalam tahapan ini adalah menempatkan portal Rumah Belajar sebagai bagian dari pembelajaran untuk mengasah kecakapan digital peserta didik dan mengarahkan pembelajaran ini sebagai Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) yang baik.

Persiapan perangkat pembelajaran juga meliputi persiapan media pembelajaran yang akan digunakan, dalam praktik baik ini menggunakan media tayang powerpoint yang setiap salindianya telah disesuaikan dengan langkah-langkah pembelajaran yang baik. Selain media, lembar kerja juga harus dipersiapkan sesuai dengan objek pembelajaran yang akan dibahas dalam pembelajaran ini. Bagian terakhir yang tidak kalah penting adalah persiapan games dan turnamen yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran ini.

B. Tahap Pelaksanaan
Pada tahapan ini semua rancangan yang telah direncanakan oleh guru dilaksanakan di lapangan. Pada kegiatan Pembuka, guru masuk ke kelas dan mengucapkan salam, meminta peserta didik untuk berdoa dan memeriksa kehadiran, mengondisikan peserta didik untuk belajar dan menyampaikan motivasi terkait materi pembelajaran ini, berikutnya guru mengingatkan kembali peserta didik terkait materi yang telah mereka pelajari dahulu yang berkaitan dengan pembelajaran hari ini sembari memberikan informasi pembelajaran yang akan dilalui peserta didik.

(kegiatan pembukaan)

Pada kegiatan Inti, peserta didik diminta untuk berkelompok dan menyelesaikan permasalahan yang ada di LKPD secara berkelompok, pada tahapan ini guru memberikan suplemen materi dari fitur Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar yang dapat diakses oleh peserta didik untuk membantu mereka memahami pembelajaran. Berikutnya, LKPD dibahas untuk memberikan umpan balik kegiatan pembelajaran dan peserta didik melaksanakan games berupa permainan memilih angka dan menjawab soal yang ada di dalamnya. Tahapan berikutnya adalah peserta didik yang memiliki kemampuan sama di dalam kelompok melakukan turnamen mengerjakan soal yang telah disiapkan dan setelah semua anggota kelompok mengerjakan kemudian nilai di akumulasikan untuk memperoleh pemenang dan memberikan penghargaan kepada kelompok yang memenangkan turnamen.

(games dalam kegiatan inti)


(turnamen antar kelompok)

Pada kegiatan Penutup, guru memberikan kesimpulan dan menginformasikan materi yang akan datang serta menutup pembelajaran dengan kata-kata mutiara dan salam.

(pemberian penghargaan kelompok)

C. Tahap Pasca Pelaksanaan
Setelah pembelajaran berakhir, proses berikutnya adalah evaluasi proses kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan metode looking back setiap langkah pembelajaran yang ada. Pada tahapan ini juga kita melihat umpan balik yang diberikan peserta didik setelah pembelajaran.

Berikut ini adalah dokumentasi pekerjaan peserta didik di dalam kelompok :


Setelah melaksanakan pembelajaran ini, beberapa hal baik yang diperoleh dan dapat dibagikan kepada pendidik lain di antaranya adalah :

  • Peserta didik merasa lebih mudah mempelajari materi hari ini karena guru telah memberikan sumber belajar melalui Portal Rumah Belajar untuk mereka pelajari.
  • Peserta didik merasa bersemangat karena konten pembelajaran disajikan dengan membawa kearifan lokal yang ada di sekitar mereka sehingga mereka merasakan manfaat mempelajari materi ini dalam kehidupan sehari-hari mereka.
  • Peserta didik merasa bersemangat melakukan kolaborasi bersama teman-teman kelompoknya untuk dapat unggul dalam turnamen sehingga perlu memastikan pemahaman seluruh anggota kelompoknya dan mendapatkan stimulus tekanan kompetisi yang menambah semangat mereka.

Demikianlah Praktik Baik Penerapan Pembelajaran Kolaboratif Teams Games Tournament pada Pembelajaran Matematika Materi Koordinat Kartesius dengan Memanfaatkan Fitur Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar Terintegrasi Kearifan Lokal Provinsi Riau yang telah saya lakukan.

Sekali lagi, pembelajaran yang bermakna haruslah pembelajaran yang dekat dengan peserta didik, memanfaatkan apa-apa yang ada di kehidupan mereka seperti teknologi, kearifan lokal, budaya atau apa pun ke dalam pembelajaran sehingga konsep dalam materi pembelajaran yang kita ajarkan benar-benar dapat dirasakan kebermanfaatannya oleh peserta didik.

Rumah Belajar : Fitur Utama dan Manfaatnya

Selasa, November 09, 2021

        Rumah Belajar sebagai Portal pembelajaran yang dikelola oleh pemerintah hadir sebagai salah satu solusi implementasi teknologi dalam pembelajaran. Peserta didik di era teknologi seperti saat ini yang diharuskan memiliki kecakapan digital dapat diasah kecakapan digitalnya tersebut dengan pembelajaran yang memanfaatkan portal Rumah Belajar ini secara gratis.



            Sebagai sebuah portal pembelajaran, rumah belajar hadir dengan empat fitur utama, yaitu:

  • Fitur Kelas Maya

Dari namanya saja kita sudah bisa memahami bahwa fitur ini hadir sebagai Learning Management System (LMS) yang dapat dipilih guru untuk mengampu mata pelajaran yang di kelasnya.

  • Fitur Sumber Belajar

Fitur Sumber Belajar merupakan fitur yang digunakan untuk mencari materi-materi pembelajaran baik itu berupa halaman web yang berisi paparan materi dalam bentuk artikel dan laman interaktif maupun sumber belajar berupa video pembelajaran yang dapat digunakan sebagai stimulus dan suplemen dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Selain menggunakan sumber belajar yang telah ada, kita juga dapat berkontribusi sebagai pembuat konten di portal Rumah Belajar.

  • Fitur Laboratorium Maya

Terkadang ketika kita ingin melakukan praktikum di laboratorium namun rasanya tidak mungkin dapat dilakukan karena kendala-kendala di luar kemampuan kita seperti ketiadaan bahan-bahan maupun kekurangan sarana prasaran lain, sebagai pendidik kita dapat memanfaatkan Fitur Laboratorium Maya untuk melakukan beberapa praktikum pembelajaran. Kita hanya perlu mengakses portal Rumah Belajar dan mencari tipe percobaan yang akan kita lakukan. Peserta didik juga dapat melakukan eksperimen sendiri tanpa takut terjadi kecelakaan kerja seperti di laboratorium fisik.

  • Fitur Bank Soal

Kegiatan evaluasi merupakan salah satu kegiatan yang penting dilakukan pada sebuah proses pembelajaran sebagai cara untuk melihat tingkat pemahaman peserta didik yang telah menerima pembelajaran di kelas, selain itu latihan-latihan soal juga diperlukan untuk peserta didik agar terbiasa memecahkan masalah yang berkaitan dengan topik pembelajaran mereka. Oleh karena itulah, salah satu dari empat fitur utama Rumah Belajar adalah Bank Soal yang berisi kumpulan soal-soal yang dapat digunakan oleh guru di dalam pembelajaran mereka.

 

Demikianlah empat fitur utama Rumah Belajar yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Selain dapat digunakan untuk pembelajaran daring, fitur-fitur yang tersedia juga dapat dikombinasikan dalam pembelajaran luring ataupun tatap muka terbatas yang saat ini sudah mulai aktif di berbagai daerah. Sekali lagi, kecakapan digital peserta didik di era sekarang haruslah dipandang sebagai bonus kemajuan zaman yang perlu untuk diarahkan untuk kebermanfaatan yang positif.

Senin, 08 November 2021

Rumah Belajar : Solusi Pembelajaran Era Digital

Senin, November 08, 2021



(Portal Rumah Belajar)


Laju peningkatan penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari pada saat ini tidak dapat terbendung lagi. Smartphone dan internet bukan lagi sebuah kebutuhan mewah karena telah menyasar setiap lapisan masyarakat di Indonesia. Meskipun bagi sebagian kecil lapisan masyarakat hal tersebut masih termasuk kebutuhan tersier, namun di masa pandemi CoViD-19 yang melanda dunia 2 tahun terakhir ini membuat setiap lapisan masyarakat mau tidak mau harus mengakrabkan diri dengan teknologi informasi dan komunikasi.

 

    Peningkatan penggunaan teknologi juga menyasar dunia pendidikan. proses pembelajaran yang selama ini didominasi dengan kegiatan tatap muka, mau tidak dipaksa untuk menyesuaikan dengan keadaan pandemi dunia dengan mengurangi interaksi fisik atau pertemuan sehingga pembelajaran di lakukan dengan cara dalam jejaring (daring).

 

    Sejak diberlakukan edaran pembelajaran non tatap muka di triwulan pertama tahun 2020, guru-guru telah memiliki banyak referensi berbagai platform yang dapat membantu terselenggaranya pembelajaran dari mulai platform yang gratis sampai dengan platform yang berbayar. Salah satu yang diunggulkan oleh pemerintah untuk membantu terlaksananya proses belajar mengajar adalah PORTAL RUMAH BELAJAR.

 



    Dikutip dari situs belajar.kemdikbud.go.id, RUMAH BELAJAR merupakan hasil pengembangan portal sebelumnya yang diluncurkan pada 15 Juli 2011, berisi konten bahan belajar yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik dan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sebagai sumber media pembelajaran. Dengan jargon: Belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, Rumah Belajar sangat mudah diakses. Begitu di-klik, langsung muncul halaman pertama dengan berbagai menu pilihan kelompok materi belajar. Pada menu Fitur Utama terdapat delapan kelompok konten, yaitu Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik, Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Kelas Maya. Sedangkan pada menu Fitur Pendukung terdapat tiga kelompok konten, yaitu Karya Guru, Karya Komunitas, serta Karya Bahasa dan Sastra. Ada pula materi pembelajaran yang terhimpun dalam Fitur Pendukung.

 

    Melihat berbagai fitur yang tersedia, proses pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas sangat bisa untuk mengintegrasikan pemanfaatan fitur-fitur Rumah Belajar sehingga peserta didik di era teknologi seperti saat ini dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kebutuhan belajar mereka sehari-hari. Para guru juga dapat berkolaborasi dengan menjadi pembuat konten pembelajaran untuk setiap pengguna Rumah Belajar, dan selain itu Pusat Data dan Informasi KEMDIKBUDRISTEK juga terus berinovasi dengan melakukan berbagai kegiatan seperti pemilihan Duta Rumah Belajar, Kuis, Pelatihan dan Workshoop untuk mengembangkan portal ini agar dapat dimanfaatkan secara luas bagi pendidikan Indonesia. (Wenda Alifulloh)


Rabu, 31 Desember 2014

Pandangan Ahli Pendidikan terhadap Kurikulum 2013 dan Kebijakan yang Mengikutinya.

Rabu, Desember 31, 2014
Bagi kalangan pendidikan di Indonesia pasti sangat akrab dengan Kurikulum 2013, terlepas dari segala kontroversi yang ditimbulkannya, ternyata ada sisi lain yang ditilik dari kurikulum warisan Pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu 2 tersebut. salah satu fakta yang harus diketahui adalah bahwa Kurikulum 2013 di buat pada jauari 2013 dan diterapkan pada sekitar Juli 2013 artinya hanya dengan persiapan 6 Bulan, padahal di negara lain seperti Jepang, mereka berkali-kali melakukan uji coba dan revisi minimal selama 5 tahun dikaji baru diputuskan apakah sebuah Kurikulum akan diterapkan atau tidak. Penasaran dengan 'Kisah Lain' dibalik Kurikulum 2013, ? saksikan dalam Video berikut ini, dengan Pakar Dr. H. Karso, M. M.Pd (dosen UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDOENSIA, Universitas yang sudah berpengalaman di bidang pendidikan Indonesia sejak 1954).




Jumat, 26 Desember 2014

Edit Foto Orang dan Bangunan dengan PHOTOSCAPE

Jumat, Desember 26, 2014
Pada postingan kali ini, saya akan menunjukkan hasil Editan Foto yang saya lakukan pada dua foto berikut ini


  • Foto Orang
berikut Foto dengan Objek Orang, pada hal ini saya mengambil foto Anak-anak pramuka siaga yang tengah menepis lelah setelah mengikuti upacara peringatan hari pramuka Indonesia pada 14 Agustus 2014, kebetulan saya Pembawa Acara pada Apel Besarnya.

Nah, Kemudian Foto Tersebut saya edit menggunakan Photoscape dan dipercantik serta dimanipulasi kondisinya menjadi begini :


Apabila di Perbandingkan akan nampak seperti ini, cantik Bukan ? seperti sedang berada pada tepi kolam :)


  • Foto Bangunan
selanjutnya adalah foto Bangunan, kali ini saya mengambil Gedung Bumi Siliwangi sebagai Objek Foto, gedung ini merupakan Ikon Universitas Pendidikan Indonesia tempat dimana saya menimba Ilmu.
 ini gambar asli yang saya jepret, btw penjepretan ini bersamaan dengan Photoshoot saya untuk Pemilihan Duta Wisata Kakang Banjarnegara 2014 Lho hehehe.. selanjutnya saya edit, masih dengan Photoscape agar terlihat lebih clasy dan shiny, inilah hasilnya :

nah Lebih Fresh dan ditambah sebuah quote "Sebab Pendidikan Indonesia.. Bermuara di Tempat ini.. dan UPI, Siap Menginspirasi" .. semakin kece kan ?. jika dibandingkan hasilnya seperti ini :

 bagus bukan ?. jadi dengan apapun aplikasi yang kamu gunakan untuk mengedit ebuah foto akan bagus hasilnya jika kamu tahu seluk beluk aplikasi tersebut, dan yang penting juga bahwa saat pengambilan gambar, harus dengan angle yang tepat.
semangat, selamat menginspirasi .. :)

© WENDA ALIFULLOH CHANNEL